Bagaimana Seekor Ikan Cupang Bahagia??
Seekor
Ikan Cupang
Bagaimana
Seekor Ikan cupang Bahagia
Bukan
hanya membantu kita untuk memecahkan dan mengatasi masalah, bahkan untuk
mengubah nasib seseorang pun Allah akan sangat mudah untuk melakukannya , bukankah Allah SWT yang telah menciptakan kita? Itu berarti Allah sangat mudah untuk melakukan apa saja kepada kita . iya tidak.?
mengubah nasib seseorang pun Allah akan sangat mudah untuk melakukannya , bukankah Allah SWT yang telah menciptakan kita? Itu berarti Allah sangat mudah untuk melakukan apa saja kepada kita . iya tidak.?
Kebahagiaan di dunia dan di akhirat
adalah tujuan setiap manusia, lalu bagaimana untuk mendapatkan kebahagiaan itu?
Mungkin menurut sebagian orang, kebahagiaan bisa di ukur dengan kaya dan
tidaknya seseorang, apabila dia adalah orang yang memiliki banyak harta, maka
dia adalah orang yang memiliki kebahagiaan dalam hidupnya, saya katakan
pendapat seperti ini adalah pendapat yang sangat keliru. Berapa banyak orang
kaya yang stress? Berapa banyak orang kaya yang menghabiskan umurnya di dalam
penjara? Apakah mereka bahagia di dalam kurungan bagaikan seekor burung yang
dikurung?
Lalu apakah kebahagiaan itu di
miliki orang yang tidak kaya? Ya ngak juga, yang kaya aja susah, apalagi yang
miskin, tambah susah. Lalu siapa? Yaitu orang-orang yang bersyukur, orang-orang
yang merasa cukup dengan apa yang diberikan dan di bagikan Allah SWT pada
dirinya, kaya ataupun miskin itu adalah pemberian Allah SWT .Orang-orang yang
merasa tidak bahagia adalah orang-orang yang merasa bahwa nikmat yang telah di
berikan pada dirinya kurang, dan terus merasa kekurangan. Akhirnya yang terjadi
adalah koruptor di mana-mana dari yang atas sampai yang bawah, yang besar
sampai yang kecil. Mengapa tidak bersyukur?? Bukankah Allah telah memberi dua
buah kaki untuk berjalan, dua buah tangan untuk memegang sesuatu, dua buah mata
untuk melihat, dua buah telinga untuk mendengar?? sedangkan kita tidak pernah
meminta itu. Bukankah udara yang kita hirup selama ini gratis semenjak kita di
lahirkan di muka bumi ini? Bayangkan jikalau udara yang kita hirup ini tidak
gratis dan Allah menagih bayarannya sekarang, sanggupkah kita membayarnya?
Sedangkan kita terus bernapas setiap saat. Sudahkah kita mensyukuri itu semua??
Ajukan pertanyaan ini kepada diri kita masing masing, kemudian renungkanlah.
Sekarang coba kita pelajari cara
ikan cupang bersyukur kepada Allah. Bagaimana? Yaitu dengan dengan tetap hidup
di dalam air, simple sekali bukan? Kalau saja seekor ikan tidak bersyukur dan
ingin untuk hidup di daratan, maka tentu dia akan tidak bisa hidup bahagia, dia
akan mati tidak bisa bernapas, dari sini kita bisa mempelajari beberapa hal.
Pertama kebahagiaan
seekor ikan ada di dalam air
Kedua Seekor
ikan juga terus bersyukur dengan hidup
di dalamnya
Ketiga
kebahagiaan telah di tentukan tempatnya
Lalu bagaimana dengan kebahagiaan
manusia? Terletak di manakah kebahagiaan itu? Kebahagian manusaia terdapat pada
ibadah kepada Allah SWT. Bukankah Allah menciptakan manusia hanya untuk beribadah
kepadaNya? Itu berarti kebahagiaan manusia terletak pada ibadah, “Wama khalaqtul jinna Wal insa illa liya’buduun”
dan tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia kecuali hanya untuk menyembah
kepadaKu. Renungkanlah... apakah kita sekarang berada di jalanNya dan dalam keadaan beribadah kepadaNya??? diri kita yang menjawabnya.

Komentar
Posting Komentar